Senin, 20 April 2020

Persiapan Ramadhan - Aneka Bumbu Dasar (Putih, Kuning, Merah)

Assalamua'alaikum mantemans...

Alhamdulillah bisa isi blog lagi.
Oiya insyaAllah dalam beberapa hari ke depan kita akan memasuki bulan Ramadhan. MasyaAllah persiapannya udah pada mateng kayanya nih ya 😉

Namun, Ramadhan kali ini berbeda ya, mungkin ga ada lagi janjian taraweh bareng di masjid ini itu, ga ada lagi janjian bukber di masjid ini itu, ga ada lagi janjian bareng ke kajian ini itu, dan janjian lainnya secara tatap muka.
Aneka Bumbu Dasar

Sabar mantemans (*nyabarin diri sendiri juga), jangan sedih karena Allah Subhanallahu Wata'ala selalu bersama kita. Siapa tau dengan ada wabahnya Covid-19 ini memberi hikmah terbaik bagi kita semua. Mungkin ini jadi Ramadhan paling spesial dengan ujiannya karena ibadah kita bisa jadi lebih khusyuk. Tanpa memikirkan acara ini itu atau baju baru di hari raya, hehehe...

Mari kita kembali lagi ke persiapan Ramadhan. Di rumah juga seperti biasa, siap-siap menyambut Ramadhan, mulai dari checklist ibadah hingga menyusun menu saur dan berbuka. Sebenarnya, saat Ramadhan tidak ada menu spesial di rumah, hanya menu yang mudah untuk diolah atau dimasak. Supaya tidak berlama-lama di dapur dan tidak mengganggu jatah ibadah di bulan yang penuh ampunan ini. 

Oleh karena itu, food preparation yang biasa dilakukan seminggu sekali juga dilakukan di bulan Ramadhan ini. Namun, pengolahannya harus memangkas waktu di dapur. Nah, maka dari itu selama dua hari kemari, Sabtu dan Minggu, saya asyik menyiapkan aneka bumbu dasar dan bahan makanan yang sudah dimarinasi.




Pemakaian Bumbu Dasar
Untuk bumbu dasar, ada 3 jenis yang disediakan di rumah, yaitu bumbu putih, bumbu kuning, dan bumbu merah. Namun kali ini, ditambahkan juga minyak bawang, baceman bawang, sambal hijau dan sambal bawang. Keempat jenis makanan tadi juga dapat dipergunakan sebagai bumbu tambahan saat memasak. Namun, untuk kali ini kita fokus kepada tiga bumbu dasar dulu yuk. InsyaAllah yang lainnya akan dibahas dilain waktu😉.
Aneka Bumbu Dasar: Putih, Kuning, Merah

Bumbu dasar putih biasanya digunakan untuk berbagai macam tumisan seperti tumis buncis, capcay, soto bening, nasi/mi/bihun goreng, semur, lodeh dan lainnya. Sedangkan bumbu dasar kuning biasanya digunakan untuk masakan berwarna kuning seperti ungkep ayam goreng, opor ayam, pesmol ikan, kari, soto kuning, dan lainnya. Sementara bumbu dasar merah digunakan untuk masakan yang berwarna merah seperti rendang, balado, gulai dan lain sebagainya. Ada juga yang membuat bumbu dasar oranye, ini merupakan perpaduan antara bumbu kuning dan merah. Akan tetapi, saya mencukupkan untuk menyetok ketiga jenis bumbu dasar saja.






Proses Pembuatan Bumbu Dasar
Ada 2 bahan utama yang selalu dipakai disetiap bumbu dasar, yaitu duet maut si bawang. Yup, si bawang merah dan si bawang putih dengan porsi si bawang merah selalu lebih banyak di setiap resep dari ketiga bumbu tersebut. Sebagai bahan tambahan ada kemiri, kunyit, jahe dan cabai yang dapat digunakan. Kemiri dapat ditambahkan pada bumbu putih, kunyit dan jahe dapat ditambahkan pada bumbu kuning, dan cabai ditambahkan pada bumbu merah. Terkadang juga saya tidak menambahkan kemiri pada bumbu putih, jadi hanya bawang saja. 
Bumbu Kuning

Pada umumnya dan lebih sedapnya, bumbu ini baiknya dihaluskan dengan diulek ya, tapi.... berhubung pegel dan demi menghemat waktu, jadilah memakai blender, heuheu. Saat memblender bisa ditambahkan sedikit air atau sedikit minyak goreng untuk memperlancar blendernya ya. Terutama saat memblender bumbu kuning, baiknya ditambahkan minyak goreng supaya warna kuningnya tidak menempel diblender. Sebaiknya juga jika menghaluskan bumbu dengan blender bumbu, bukan dengan chopper. Pengalaman jika memakai chopper hasilnya tidak sehalus dengan blender bumbu 🥺

Aneka bumbu dasar ini belum diberi perasa, baik itu gula, garam atau kaldu. Pemberian perasa bisa dilakukan saat bumbu dipakai memasak saja nanti. Jadi tidak dobel-dobel memberikan perasa, hehe... Minyak goreng yang digunakan juga secukupnya saja, untuk menumis bumbu hingga matang dan wangi. Biasanya saya menggunakan minyak goreng kelapa (coconut oil) di rumah karena alasan kesehatan, hehe...

Untuk wadah penyimpanan bumbu, sebaiknya menggunakan material kaca. Misalnya dari toples kaca, dan sudah disterilisasi (bisa dengan direbus dahulu). Material kaca lebih aman digunakan untuk menyimpan bumbu karena tidak meresap seperti material plastik. Sehingga aroma dan rasanya tetap terjaga. Selain itu juga gunakan wadah yang tidak terlalu besar, misalnya untuk stok sekitar 7-14 hari. Jika membuat sekaligus banyak, maka bumbu dasar dapat dibagi lagi ke dalam wadah-wadah kecil. Atau mungkin mau berbagi buat tetangganya? hehe...

Biasanya aneka bumbu dasar ini dibuat untuk stok dua mingguan karena bisa disimpan lama, baik di chiller kulkas. Bahkan kalau disimpan di freezer kulkas bisa bertahan lebih lama hingga sebulan. Jika disimpan di chiller kulkas, maka dapat dikeluarkan dahulu beberapa menit sebelum dipakai. Jika disimpan di freezer maka dapat ditaruh semalam sebelumnya di chiller kulkas. Tapi kalau kadang kelupaan dikeluarin sebelumnya, ya dipakai aja langsung meski agak beku sedikit, nanti juga mencair kena wajan panas, heuheuheu...
Yuuk mari kita cekidot resepnya 😄
Bumbu Putih


Bumbu Putih

Bahan
30 bawang merah
20 bawang putih
3 kemiri (disangrai dahulu)
minyak goreng

Cara Membuat
1. Haluskan bawang dan kemiri.
2. Masak diwajan dengan api kecil hingga air berkurang.
3. Tuang minyak.
4. Tumis hingga bumbu wangi dan matang.
5. Jika sudah dingin, simpan dalam wadah tertutup.




Bumbu Kuning

Bahan
30 bawang merah
20 bawang putih
2 ruas kunyit
1 ruas jahe
minyak goreng

Cara Membuat
1. Haluskan bawang, kunyit dan jahe.
2. Masak diwajan dengan api kecil hingga air berkurang.
3. Tuang minyak.
4. Tumis hingga bumbu wangi dan matang.
5. Jika sudah dingin, simpan dalam wadah tertutup.
Bumbu Merah


Bumbu Merah

Bahan
25 bawang merah
15 bawang putih
15 cabai merah keriting
5 cabai merah besar
minyak goreng

Cara Membuat
1. Haluskan bawang dan cabai.
2. Masak diwajan dengan api kecil hingga air berkurang.
3. Tuang minyak.
4. Tumis hingga bumbu wangi dan matang.
5. Jika sudah dingin, simpan dalam wadah tertutup.


Bagaimana manteman? InsyaAllah mudah ya membuatnya... 
Untuk bahan atau bumbu tambahan seperti garam, merica, gula, kaldu, lengkoas, sereh, daun salam, daun jeruk dan lain sebagainya itu bisa ditambahkan saat memasak. Tentunya sesuai dengan resep masakan masing-masing ya mantemans.
Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat ❤️

Selamat berpuasa ya manteman ❤️
Semoga Allah Subhanallahu Wata'ala menerima amal ibadah kita dan menjadikan alumni Ramadhan yang sukses.
Semoga bisa bertemu kembali dengan Ramadhan 💕

15 komentar:

  1. MasyaAllah, pas bgt buat daku yang baru bisa masak setelah punya anak mba ��. Aku tu pernah bikin yg bumbu putih, pke wadah kaca bekas selai, eh lha kok g bisa dibuka hbs gt, kayaknya pas klo tutupnya pun juga kaca ya mba kayak gambar yg mbak punya di atas visa dicontoh nih

    BalasHapus
  2. Dengan preparasi bumbu seperti ini jatohnya jd lebih cepet ya mba...karena kl masak,yg lama itu dikupas2 bumbu dan ngulek..apalagi si bawang yg suka bikin perih mata hehe

    BalasHapus
  3. Sangat bermanfaat mba,masalahnya cuma 1 yaitu malas bikinnya😂😂😂✌

    Kadang ngerasa repot aja #alasannya



    BalasHapus
  4. entah kenapa aku malah fokus ke kalimat pembukanya 'Mungkin ini jadi Ramadhan paling spesial dengan ujiannya karena ibadah kita bisa jadi lebih khusyuk. Tanpa memikirkan acara ini itu atau baju baru di hari raya' ngena banget hehehe tapi bumbu2 nya juga menginspirasi mbak, bisa dicontoh nih 😁

    BalasHapus
  5. wahh makasih mba infonya, bisa dicoba di rumah ini untuk bikin bumbu dasar

    BalasHapus
  6. Yuhuuu punya temen yg repot cuma sekali abis itu tinggal oseng oseng cling mateng 😁

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah trimakasih infonya.. sudah membuat beberapa kali bumbu dasar tapi yang ini pengen nyoba siapa tau memberi citarasa baru yang berbezaa..

    BalasHapus
  8. Ini bener2 bikin praktis masak pas ramadhan, keren mba...

    BalasHapus
  9. Mantapp. Manfaat banget ini mbak untuk saya hehe. Ternyata food prep itu, khususnya bumbu, memang penting ya untuk kelangsungan masak memasak enak tapi cepat..

    BalasHapus
  10. Naahh ini yg aq cari².. makasii mba anisaaa ♥ siap di praktekkan..

    BalasHapus
  11. Masya Allah..rajiiin nyaa, repot di awal praktis kemudian ya mbaa. Thanks infonyaa😊

    BalasHapus
  12. Tips praktis yang perlu dicontoh..hehehe

    BalasHapus
  13. MasyaaAllah...nice sharing mba
    Semangat puasa...semangat memasak💪😊

    BalasHapus